Cara Pemangkasan Bentuk Berbatang Tunggal pada Tanaman Kopi

Share:
pangkas tanaman kopi

Untuk menunjang keberhasilan budidaya tanaman kopi, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memperlakukan tanaman kopi itu sendiri. Disamping itu, pemberian unsur hara yang cukup dan pemangkasan pada tanaman kopi juga perlu dilakukan agar produksinya lebih maksimal dan pertumbuhannya baik.

Ada pun pemangkasan pada tanaman kopi yaitu pemangkasan bentuk batang tunggal  yang bertujuan untuk:

1. Mengarahkan pertumbuhan tanaman kopi agar menjadi sehat, kuat, mempunyai keseimbanga antara pertumbuhan vegetatif sehingga tanaman lebih produktif. 
2. Tanaman tidak terlalu tinggi.
3. Pertumbuhan cabang literal lebih kuat dan lebih panjang.
4. Pertanaman lebih cepat menutup tanah sehingga dapat mencegah pertumbuhan gulma dan erosi tanah.

Dalam teknik budidaya tanaman kopi pelaksanaan dari pemangkasan bentuk berbatang tunggal pada tanaman kopi terdiri atas dua macam kegiatan yaitu pemenggalan batang dan penyunatan pada beberapa batang primer.

1. Pemenggalan Batang Pokok

Pemenggalan satu kali tanpa boynet, cara ini dilakukan pada tanaman kopi yang sehat dan kuat. Dengan ketinggian 180 cm untuk kopi robusta dan 150-180 cm untuk kopi arabika.

Pemenggalan bertinggat pada boynet, cara ini dilaksakan pada tanaman kopi yang bertumbuhannya kurang kuat, sehingga memenggal batang dilakukan bertingkat 2-3 kali pemenggalan.

2. Penyunatan Cabang Primer 

Penyunatan cabang primer dikenal dengan naman sistem spiral atau mersi, karna memebentuk seperti lambang mersi.   Penyunatan cabang primer bertujuan untuk mendorong terbentuknya reproduksi cabang primer dalam bentuk yang banyak dan percabangan yang kuat.

Pada tanaman kopi robusta dipilih 2-3 cabang primer ytang kuat pada ketinggian tanaman 60-80 cm, kedua 120-140 cm dan ketiga 180 cm.  cabang dipotong ditinggaalkan 2-3 ruas dari batang, agar tunah tumbuh membentuk reproduksi cabang primer tidak saling menutupi.
 
Kesimpulan

Keberhasilan suatu budidaya tanaman kopi, pemangkasan merupakan tindakan yang tidak boleh untuk diabaikan dan tidak semudah yang diperkirakan. Karena kesalahan dalam melakukan pemangkasan dapat mengakibatankan penurunan produksi. Oleh karna itu, sebelum melakukan pemangkasan harus diketahui sifat-sifat pertumbuhan pada tanaman kopi, baik pertumbuhan vegetatif maupun pertumbuhan generatif, sihingga kita dapat menentukan pelaksaan serta cara pemangkasa yang tepat.

No comments